Tampilkan postingan dengan label Sex. Tampilkan semua postingan
Tampilkan postingan dengan label Sex. Tampilkan semua postingan

Rabu, 25 Mei 2016

Sebab Disfungsi Ereksi Pada Penderita Diabetes

Diperkirakan, sebesar 35- 75% pria yang menderita penyakit diabetes, akan mengalami disfungsi ereksi. Pria yang menderita diabetes biasanya memiliki kemungkinan 10-15 tahun lebih awal mengalami disfungsi ereksi dibandingkan pria yang tidak menderita diabetes.

Mengapa pria yang menderita diabetes bisa mengalami disfungsi ereksi? 

Untuk melakukan ereksi, tubuh pria memerlukan pembuluh darah yang sehat, sistem saraf, hormon, dan gairah seksual. Sedangkan, diabetes yang cukup lama dapat merusak pembuluh darah dan saraf yang mengontrol terjadinya ereksi. Oleh karena itu, walaupun Anda memiliki gairah seksual dan jumlah hormon yang cukup, kemungkinan Anda tetap tidak bisa mencapai dan mempertahankan ereksi.

Apa terapi yang tersedia untuk pria dengan diabetes yang mengalami disfungsi ereksi?
Penderita diabetes dapat mengkonsumsi obat kuat untuk membantu mencapai atau mempertahankan ereksi.  Tetapi pada penderita diabetes dengan gangguan jantung sebaiknya tidak mengkonsumsi obat kuat, karena obat kuat tersebut memiliki interaksi yang buruk dengan obat jantung yang Anda konsumsi. Adapun beberapa alternatif lain sebagai perawatan, salah satunya adalah terapi seksual.

Berkonsultasilah segera dengan dokter untuk mendapatkan terapi atau pengobatan yang terbaik untuk Anda.

Teror Penderita Diabetes Pria : Disfungsi Ereksi!

Disfungsi ereksi atau ketidakmampuan penis untuk melakukan ereksi adalah hal yang sangat umum terjadi pada pria yang menderita penyakit diabetes. Hal ini terjadi akibat rusaknya pembuluh darah ke penis, karena kadar gula darah yang tidak dijaga. Dengan strategi pencegahan yang tepat dan disiplin terhadap pengobatan, untungnya disfungsi ereksi masih dapat dicegah.

Adapun jenis perawatan disfungsi ereksi akibat diabetes, yang dapat Anda lakukan salah satunya adalah penggunaan obat kuat. Obat kuat dapat membantu aliran darah ke penis, sehingga memudahkan Anda untuk melakukan ereksi. Namun, takaran penggunaannya harus lebih dulu dikonsultasikan dengan dokter karena jika digunakan secara sembarang, obat kuat bisa menimbulkan efek negatif.

Berikut langkah yang turut membantu pencegahan disfungsi ereksi  :
  • Berhenti merokok
Tembakau dapat mempersempit pembuluh darah Anda. Merokok juga dapat mengurangi suatu zat yang disebut dengan nitrik oksida yang bertugas mengirimkan sinyal pada tubuh untuk mengalirkan darah ke penis.
  • Batasi alkohol
Jika Anda mengonsumsi alkohol lebih dari dua kali sehari dapat mempersempit pembuluh darah Anda.
  • Kelola stres dengan baik
Lakukan teknik relaksasi, misalnya yoga, meditasi atau pemijatan.
  • Olahraga
Olahraga teratur dapat meningkatkan aliran darah, menambah energi dan membantu mengurangi stres.  Salah satu jenis olahraga yang bisa Anda lakukan adalah berjalan kaki.
  • Istirahat cukup
Istirahat yang cukup ialah tidur malam selama setidaknya delapan jam.
Disfungsi ereksi bisa jadi menyebabkan gangguan pada hubungan Anda dan pasangan. Dengan merubah pola hidup menjadi lebih baik, diharapkan kehidupan Anda lebih harmonis dan berkualitas.